Kembara menuju garisan penantian
Laluan ini bukan sekadar hanya berjalan,
Berlarilah sehingga sampai ke destinasimu,
Naiklah bukit yang gagah berdiri diperjalananmu,
Sehingga kau sampai ke menara api,
Suluhilah petunjuk arah tujumu,
Agar kau ketahui lokasinya,
Teruskanlah perjalanmu tanpa kau patah harapan,
Kuatkan keazamanmu berkunci di dalam tembok besi,
Hargailah setiap masamu,
jangan biarkan ia ditiup angin tanpa kau mampu mengubah arahnya,
Tepuklah dadamu tanya iman dan hatimu,
Sepanjang kembaramu haraplah redha-Nya,
Jadilah pengembara melihat kebesarannya,
Agar kembaramu sampai di garisan yang dinanti,
Usaha dan tawakalmu pasti diganti.
Berlarilah sehingga sampai ke destinasimu,
Naiklah bukit yang gagah berdiri diperjalananmu,
Sehingga kau sampai ke menara api,
Suluhilah petunjuk arah tujumu,
Agar kau ketahui lokasinya,
Teruskanlah perjalanmu tanpa kau patah harapan,Kuatkan keazamanmu berkunci di dalam tembok besi,
Hargailah setiap masamu,jangan biarkan ia ditiup angin tanpa kau mampu mengubah arahnya,
Tepuklah dadamu tanya iman dan hatimu,
Sepanjang kembaramu haraplah redha-Nya,
Jadilah pengembara melihat kebesarannya,
Agar kembaramu sampai di garisan yang dinanti,
Usaha dan tawakalmu pasti diganti.

Hebatlah ayatko.power wei
ReplyDeleteTq
Deletesusunan ayat yang bisa melenturkan jiwa.
ReplyDeleteTq Fikri
Delete